About Fraktal
Fraktal adalah benda geometris yang kasar pada segala skala, dan terlihat dapat "dibagi-bagi" dengan cara yang radikal. Fraktal merupakan konsep matematika yang membahas kesamaan pola pada semua skala. Secara sederhana, kehadiran fraktal ditandai oleh adanya pengulangan pola atau kesamaan diri (self-similarity) pada skala yang berbeda-beda atas suatu obyek, biasanya dalam proses rekursif atau iteratif. Beberapa fraktal bisa dipecah menjadi beberapa bagian yang semuanya mirip dengan fraktal aslinya. Fraktal dikatakan memiliki detil yang tak hingga dan dapat memiliki struktur serupa diri pada tingkat perbesaran yang berbeda.
Bahasa Inggris dari fraktal adalah fractal. Istilah fractal dibuat oleh Benoît Mandelbrot pada tahun 1975 dari kata Latin fractus yang artinya "patah", "rusak", atau "tidak teratur". Sebelum Mandelbrot memperkenalkan istilah tersebut, nama umum untuk struktur semacamnya (misalnya bunga salju Koch) adalah kurva monster.
Istilah batik itu sendiri, berasal dari titik di Indonesia. Ini berarti sedikit atau drop. Berdasarkan istilah Jawa, ia datang dari "ambatik". Amba merujuk ke menulis dan akhiran "TIK" merujuk kepada sedikit atau drop serta membuat titik. Dengan demikian, istilah batik mempunyai arti menulis atau melukis sebagai satu titik. Di lain kata, ia merujuk kepada suatu proses yang membuat teknik menahan warna dengan menggunakan lilin, yang dilakukan berulang kali pada bahan. Lilin yang memiliki fungsi untuk menjaga dan mencegah penyerapan warna pada materi yang dibahas oleh lilin dan juga untuk membangun sebuah pola pada bahan. Dikatakan bahwa teknik yang telah diterapkan selama bertahun-tahun lalu tetapi tidak diketahui di mana ia berasal dari mana dan ditemukan untuk pertama kalinya.
Fractal = Sience
Batik = Art
Art + Sience = Batik Fractal
"Batik Fraktal" (CFB=computational fractal batik) adalah bentuk konstruksi yang mengakuisisi keduanya: antara tradisi Indonesia dan tradisi matematika Barat yang dilakukan secara komputasional. Desain kriya yang lahir dari tangan pembatik ditiru dalam teknik komputasional melahirkan tak terbatasnya inovasi kreasi dari apa yang disebut sebagai Batik
Bahasa Inggris dari fraktal adalah fractal. Istilah fractal dibuat oleh Benoît Mandelbrot pada tahun 1975 dari kata Latin fractus yang artinya "patah", "rusak", atau "tidak teratur". Sebelum Mandelbrot memperkenalkan istilah tersebut, nama umum untuk struktur semacamnya (misalnya bunga salju Koch) adalah kurva monster.
Istilah batik itu sendiri, berasal dari titik di Indonesia. Ini berarti sedikit atau drop. Berdasarkan istilah Jawa, ia datang dari "ambatik". Amba merujuk ke menulis dan akhiran "TIK" merujuk kepada sedikit atau drop serta membuat titik. Dengan demikian, istilah batik mempunyai arti menulis atau melukis sebagai satu titik. Di lain kata, ia merujuk kepada suatu proses yang membuat teknik menahan warna dengan menggunakan lilin, yang dilakukan berulang kali pada bahan. Lilin yang memiliki fungsi untuk menjaga dan mencegah penyerapan warna pada materi yang dibahas oleh lilin dan juga untuk membangun sebuah pola pada bahan. Dikatakan bahwa teknik yang telah diterapkan selama bertahun-tahun lalu tetapi tidak diketahui di mana ia berasal dari mana dan ditemukan untuk pertama kalinya.
Fractal = Sience
Batik = Art
Art + Sience = Batik Fractal
"Batik Fraktal" (CFB=computational fractal batik) adalah bentuk konstruksi yang mengakuisisi keduanya: antara tradisi Indonesia dan tradisi matematika Barat yang dilakukan secara komputasional. Desain kriya yang lahir dari tangan pembatik ditiru dalam teknik komputasional melahirkan tak terbatasnya inovasi kreasi dari apa yang disebut sebagai Batik
Himpunan Mandelbrot, dinamakan berdasarkan penemunya, adalah contoh fraktal yang terkenal
Segitiga Sierpinski, suatu fraktal, bisa dipecah menjadi tiga segitiga Sierpinski (masing-masing diberi warna berbeda)
Bunga salju Koch adalah gabungan dari daerah-daerah berbentuk segitiga yang jumlahnya tak hingga. Setiap kali segitiga baru ditambahkan saat membangun bunga salju Koch (suatu iterasi), kelilingnya bertambah. Keliling bunga salju Koch adalah tak hingga.
Berbagai jenis fraktal pada awalnya dipelajari sebagai benda-benda matematis. Geometri fraktal adalah cabang matematika yang mempelajari sifat-sifat dan perilaku fraktal. Fraktal bisa membantu menjelaskan banyak situasi yang sulit dideskripsikan menggunakan geometri klasik, dan sudah cukup banyak diaplikasikan dalam sains, teknologi, dan seni karya komputer. Dulu ide-ide konsepsual fraktal muncul saat definisi-definisi tradisional geometri Euclid dan kalkulus gagal melakukan berbagai pengukuran pada benda-benda monster tersebut.
Salah satu cara untuk mengukur tingkat fraktal suatu benda adalah dengan menggunakan dimensi fraktal. Perbandingan dimensi fraktal antara batik dan lukisan kubisme karya Picasso menunjukan sifat yang khas pada setiap karya seni tersebut. Kubisme taat dengan dimensi 3, sedangkan batik taat dengan dimensi 1,5. Hal ini menunjukan bahwa motif batik tidak cukup digambarkan oleh benda berdimensi 1, tetapi berlebihan jika digambarkan oleh benda berdimensi 2. Motif batik berada diantara benda berdimensi 1 dan 2 – ini menunjukan, batik mengandung unsur fraktal.
Batik Inovatif yang dihasilkan dengan pola klowongan dan harmonisasi isen-isen dari berbagai ekstrasi pola motif sawat pada berbagai batik tradisional di Jawa (baik pedalaman maupun pesisir)
Batik Hibrid yang dihasilkan dengan pengisian pola motif Parang Pedalaman dengan kombinasi Fraktal Segitiga Sierspinski dengan algoritma random/acak.)
Batik Inovatif yang dihasilkan secara komputasional melalui pseudo-algoritma Batik dengan pola klowongan dan beberapa isen dari variasi pada basis data Batik Jambi dan Jawa Pesisiran.
Batik Hibrida yang dihasilkan secara komputasional dengan Klowong dari variasi Batik Pesisiran Cirebon dan isen dari variasi algoritmik Fraktal Kurva Peano
Batik Fraktal yang dihasilkan secara komputasional dengan pseudo-algoritmik konstruksi motif dengan cap atas pola iterasi Fraktal Newton's Method
Batik Fraktal yang dihasilkan dengan konstruksi klowongan dengan zooming (pembesaran) pada bentuk pola Fraktal Phoenix (dari set Fraktal Julia) dan kemudian harmonisasi isen-isen dengan Fraktal Himpunan Mandelbrot.)
http://www.facebook.com/note.php?note_id=218123112733
http://hagemman.wordpress.com/2009/07/28/jbatik-batik-fractal/
http://rizaldp.wordpress.com/2009/12/26/batik-fractal/
http://rizaldp.wordpress.com/2009/12/26/batik-fractal/
Last Updated (Thursday, 05 August 2010 01:16)






















